Terimakasih kau, tanjung penuh harapan
Terimakasih kau, tanjung tempat pemberhentian
Bukan aku mau pergi, kau yang suruh ku berlari
Bukan aku tak betah, kau yang mungkin sudah lelah
Terimakasih kau, tanjung yang sekarang datang kembali
Membuat susah hidup ini, memilih diam atau berlari...
-Gilang Haryanto-
Bantul, 26 September 2016
2 comments:
Anak sastra ya mas ? 😁😁
Ah bisa aja. Ngga ko, hanya menyimpan sesuatu biar ga ilang.
Post a Comment