Tuesday, 1 March 2016

Arti Kehilangan Sesungguhnya


Selama ini aku terlalu berlebihan menanggapi apa itu sebuah kehilangan. kehilangan yang sebenarnya terjadi didepanku, menimpa sahabat dekatku.

Ayuni dengan tegar menyadari bahwa baru saja dia kehilangan ibunya. Ibu yang telah mendidiknya, menjaganya dari kecil hingga bisa seperti sekarang, dia kuat sumpah. Entahlah aku jika diposisi itu.

Bersyukurlah aku, kehilangan yang menimpaku kemarin, yang aku tanggapi dengan sangat berlebihan tidak ada apa apanya dibanding dia. Seseorang bisa terganti seiring waktu yang bejalan. Kenangan dan bayangan... ya bisa saja ada yang lebih indah.

Life must go on, memang benar, dia saja bisa tegar.
Dan alhamdulillah, dari dulu hal seperti ini meninggalkan hikmah yang luar biasa ga bisa dibeli dengan materi, sakit dan stress dipikiran diganti dengan pelajaran yang sangat bernilai, juga kebahagiaan tandingan.

Akhirnya, aku siap, aku temukan peti harta, aku temukan apa yang membuatku nyaman, aku temukan apa yang bisa membuatku lupa apa itu keterpurukan... Kalo sampai waktunya aku kasih tau kamu, tenang aja. Kamu bahagia aja dulu dijalan kamu, semua ada waktunya.